<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Infest Yogyakarta</title>
	<atom:link href="http://infest.or.id/in/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://infest.or.id</link>
	<description>Lembaga Kajian Pengembangan Pendidikan, Sosial Agama dan Kebudayaan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Jan 2012 16:54:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>in</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=</generator>
	
<!-- Start Of Script Generated By WP-PostViews Plus -->
<script type="text/javascript">
/* <![CDATA[ */
/* ]]> */
</script>
<!-- End Of Script Generated By WP-PostViews Plus -->
	<item>
		<title>Pengumuman Perekrutan Staff Program Jogja Goes Open Source 2012</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2012/01/01/pengumuman-perekrutan-staff-program-jogja-goes-open-source-2012/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2012/01/01/pengumuman-perekrutan-staff-program-jogja-goes-open-source-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Jan 2012 16:54:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=712</guid>
		<description><![CDATA[JGOS bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengimplementasikan penggunaan OpenSource di seluruh kantor pemerintah Kota Yogyakarta. Program ini terlaksana atas kerjasama Yayasan Air Putih, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Infest Yogyakarta, serta Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) &#8230; <a href="http://infest.or.id/in/2012/01/01/pengumuman-perekrutan-staff-program-jogja-goes-open-source-2012/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2012/01/jgos1.png"><img class="alignleft size-full wp-image-713" title="jgos1" src="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2012/01/jgos1.png" alt="" width="288" height="170" /></a>JGOS bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mengimplementasikan penggunaan OpenSource di seluruh kantor pemerintah Kota Yogyakarta. Program ini terlaksana atas kerjasama Yayasan Air Putih, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Infest Yogyakarta, serta Kelompok Pengguna Linux Indonesia (KPLI) Jogja dan Ubuntu Jogja yang membantu proses penggunaan perangkat lunak legal berbasis open source di Pemerintah Kota Yogyakarta.</p>
<p>Kriteria calon staff JGOS adalah:</p>
<p>Helpdesk Umum</p>
<ul>
<li>Pria atau Wanita</li>
<li>Maximal berusia 27 tahun</li>
<li>Waktu Kerja Full Time (08.00 – 16.00) Senin sampai Jum’at</li>
<li>Mengusai System Linux dan Troubleshooting Linux</li>
<li>Mengusai Troubel Shoting Open Document Format (Open Office)</li>
<li>Dapat Berkerja dalam TIM dan rapih dalam pendokumentasian pekerjaan</li>
<li>Diutamakan mahasiswa semester akhir atau mahasiswa kelas malam</li>
</ul>
<p>Helpdesk Lapangan</p>
<ul>
<li>Pria atau Wanita</li>
<li>Maximal berusia 27 tahun</li>
<li>Waktu Kerja Full Time (08.00 – 16.00) Senin sampai Jum’at</li>
<li>Mengusai System Linux dan Troubleshooting Linux</li>
<li>Mengusai Troubel Shoting Open Document Format (Open Office)</li>
<li>Dapat Berkerja dalam TIM dan mempunyai kemampuan komunikasi dengan orang yang awam</li>
<li>Diutamakan mahasiswa semester akhir atau mahasiswa kelas malam</li>
</ul>
<p>Staff yang diterima berhak atas gaji pokok sesuai dengan upah minimum regional Provinsi Yogyakarta, tunjangan transportasi dan makan.</p>
<p>Seleksi mengacu pada catatan kerja dan kualifikasi pelamar. Bagi Pelamar yang memenuhi kriteria tersebut, dapat mengirimkan surat lamaran, daftar riwayat hidup. Aplikasi dapat dikirimkan melalui email ke alamat info@infest.or.id dan CC aji@infest.or.id. Lamaran Paling lambat diterima pada tanggal 5 Januari 2012. Pelamar yang memenuhi kriteria akan menerima panggilan wawancara. Tidak ada biaya yang dibebankan kepada pelamar dalam proses perekrutan ini.</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2012%2F01%2F01%2Fpengumuman-perekrutan-staff-program-jogja-goes-open-source-2012%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2012/01/01/pengumuman-perekrutan-staff-program-jogja-goes-open-source-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Radio Daring: Saluran Lain Informasi BMI</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/12/29/radio-daring-saluran-lain-informasi-bmi/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/12/29/radio-daring-saluran-lain-informasi-bmi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Dec 2011 21:29:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rekam Pengetahuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=706</guid>
		<description><![CDATA[Sejak 17 Desember 2011 atau sehari sebelum Hari Buruh Migran Indonesia, Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSD-BM) mulai mengujicoba penggunaan radio online untuk menyapa buruh migran di luar negeri. Meski masih dalam tahap ujicoba infrastruktur teknologi, radio online Suara Buruh &#8230; <a href="http://infest.or.id/in/2011/12/29/radio-daring-saluran-lain-informasi-bmi/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sejak 17 Desember 2011 atau sehari sebelum Hari Buruh  Migran Indonesia, Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSD-BM) mulai  mengujicoba penggunaan radio online untuk menyapa buruh migran di luar  negeri. Meski masih dalam tahap ujicoba infrastruktur teknologi, radio  online Suara Buruh Migran mulai ramai pendengar. Jumlah pendengar hari  ketiga bahkan mencapai 23 orang dalam semalam. Uniknya, informasi adanya  radio ini hanya disebarluaskan melalui jejaring sosial facebook dan  twitter. Cara sederhana ini cukup menarik antusiasme para buruh migran  di beberapa tempat, seperti Macau, Hong Kong, Dubai, Riyadh dan  Singapura untuk menikmati sajian acara radio yang masih berumur jagung  ini.</p>
<p>Radio Online Suara Buruh Migran didesain untuk cukup mudah diakses oleh buruh migran. Pendengar cukup mengakses portal <a href="http://buruhmigran.or.id/">http://buruhmigran.or.id</a> untuk mendengarkan siaran radio online ini. Pada masa penyiapan  infrastruktur ini, pendengar radio di luar negeri baru dapat  mengaksesnya melalui alamat <a href="http://inyong.web.id/radio/khayat">http://inyong.web.id/radio/khayat</a>.  Teknologi radio ini akan sempurna pada awal Januari 2012. Selain soal  persiapan infrastruktur, pekerjaan rumah lain PSD-BM adalah menyusun  jadwal siaran berkala. Kepastian jadwal ini akan sangat membantu buruh  migran untuk menyimak.</p>
<p>Radio online adalah pengembangan media terbaru yang  dilakukan oleh PSD-BM di penghujung tahun 2011. Radio ini bertujuan  untuk menyapa buruh migran secara langsung, sekaligus mengemas informasi  dalam bentuk hiburan. Melalui pengemasan ini informasi dari buruh  migran dapat tersampaikan secara cepat dan menjangkau beberapa wilayah  secara bersamaan. Penyisipan unsur hiburan pada acara radio akan  memperkuat ketertarikan buruh migran untuk mengakses informasi pada  portal PSD-BM, sekaligus membagikan informasi.</p>
<p>Interaksi adalah salah satu hal lain yang menjadi  fokus penyertaan media radio oleh PSD-BM. Buruh Migran di luar negeri  dapat saling menyapa, memberikan laporan, meminta lagu, menyampaikan  keluhan dan berbagi tips secara langsung. Media sosial media pada tahap  ini cukup efektif. Buruh Migran menyampaikan permintaan atau informasi  melalui pesan atau meletakkannya di dinding (wall) facebook buruh  migran.PSD-BM sedang menyiapkan pula teknologi murah yang dapat  digunakan untuk menyampaikan pesan dalam bentuk suara mempergunakan  skype yang terhubung dengan radio. Teknologi ini memungkinkan dialog  interaktif antar pendengar.</p>
<p>Beberapa cerita unik muncul selama masa ujicoba radio  ini. Cerita seputar penyesuaian siaran oleh pegiat PSD-BM, perbedaan  waktu antar negara, aksi spontan buruh migran untuk menyebarluaskan  informasi keberadaan radio dan permintaan lagu dari buruh migran.</p>
<p>Radio, dalam bentuk online bahkan, adalah “mainan”  baru pegiat PSD-BM. Persentuhan dengan alat baru dan tuntutan kemampuan  untuk menjadi penyiar cukup menarik. Partama, pegiat PSD-BM harus  mencoba sedikit lebih keras mempelajari penggunaan alat pengatur suara  (mixer audio) yang cukup rumit. Siaran hari pertama banyak terganggu  kendala teknis kemampuan penggunaan alat. Beberapa gangguan muncul,  seperti pengaturan jenis keberimbangan suara bass dan tribel yang tak  seimbang, penggunaan pelantang (mic) yang tidak pas sehingga menimbulkan  suara gemuruh, sampai kesalahan menyalakan beberapa perangkat. Kedua,  soal teknik siaran. Pegiat PSD-BM masih harus belajar untuk mengelola  siaran seperti manajemen isi siaran dan waktu, teknik menyapa pendengar  dan pengemasan acara.</p>
<p>Cerita soal perbedaan waktu adalah cerita unik  lainnya. Muzammil Yousuf (26), BMI yang bekerja sebagai supir di Makkah  Arab Saudi, pada hari kedua siaran memberitahukan adanya siaran radio ke  sekitar lima puluh orang buruh migran lainnya. Tindakan tersebut  dilakukan pada pukul 19.00 waktu setempat. Jumlah pengunjung radio yang  tercatat oleh sistem sontak bertambah cepat. Sayangnya, saat pendengar  radio dari Arab Saudi tersebut berbondong hendak mendengarkan radio,  waktu siaran hampir berakhir. Ada pendengar yang tidak bisa mendengarkan  siaran karena telah berakhir. Waktu pukul 19.00 di Arab Saudi memiliki  selisih cukup lama dibandingkan dengan Indonesia yang sudah memasuki  pukul 02.00 dini hari.</p>
<p>Permintaan lagu adalah cerita unik lainnya. Beberapa  buruh migran menjadikan momentum siaran ini untuk mendengarkan lagu-lagu  Indonesia yang tidak mudah ditemui di negara tempat bekerja. Laiknya  radio niaga dan komunitas yang bersiaran lewat pemancar, Suara Buruh  Migran juga memberikan kesempatan bagi buruh migran untuk meminta  pemutaran lagu tertentu. Beberapa BMI bahkan melalui fasilitas  perpesanan di Facebook meminta lagu-lagu terbaru yang tidak dimiliki  oleh PSD-BM. Keharusan pemutaran lagu-lagu yang dibeli secara legal  menyebabkan keterbatasan jumlah lagu yang dimiliki oleh PSD-BM.</p>
<p>Peristiwa saling sapa antar buruh migran di beberapa  negara juga terjadi selama siaran. Beberapa BMI bahkan menyampaikan  salam kepada kerabat di Indonesia yang pastinya belum turut mendengarkan  siaran tersebut. Pesan tersebut semakin menguatkan rencana PSD-BM untuk  memancarkan ulang siaran Suara Buruh Migran di beberapa jaringan radio  komunitas. Beberapa BMI turut pula menyampaikan laporan langsung  kegiatan atau peristiwa terkait dengan BMI melalui saluran ini, seperti  kegiatan peringatan hari buruh migran dunia pada 18 Desember 2011.</p>
<p>Ketersediaan radio online ini masih sedikit banyak terhambat oleh keterbatasan besaran data (<em>bandwith</em>)  internet PSD-BM. PSD-BM dalam ujicoba ini hanya menggunakan suara yang  dikompres sebesar 32 MHz untuk dipancarkan. Kualitas suara tersebut  tentu tidak begitu baik tetapi harus dipilih. Semakin besarnya ukuran  berkas suara yang dipancarkan akan memperlambat akses pendengar dan  memperkecil jumlah pendengar.</p>
<p>Radio buruh migran adalah media alternatif yang  dipilih oleh PSD-BM untuk memperluask jangakaun ketersebaran informasi  di kalangan buruh migran di luar negeri. Alat ini juga diharapkan mampu  memfasilitasi pertukaran informasi yang cepat antar buruh migran. PSD-BM  juga tengan merencanakan adanya sistem teknologi yang memungkinkan  siaran radio turut dilakukan oleh BMI di luar negeri dengan  mempergunakan saluran yang sama. Dengan demikian, organisasi atau  komunitas BMI akan lebih mudah dan memiliki media sendiri untuk  mengelola informasi.</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F12%2F29%2Fradio-daring-saluran-lain-informasi-bmi%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/12/29/radio-daring-saluran-lain-informasi-bmi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerakan Desa Membangun di Kaki Gunung Slamet</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/12/26/gerakan-desa-membangun-di-kaki-gunung-slamet/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/12/26/gerakan-desa-membangun-di-kaki-gunung-slamet/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Dec 2011 05:29:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>khayat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[BlankOn]]></category>
		<category><![CDATA[Desa membangun]]></category>
		<category><![CDATA[forum warga]]></category>
		<category><![CDATA[gunung slamet]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Informasi Desa]]></category>
		<category><![CDATA[TIK Desa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[Enam desa lereng Gunung Slamet ikuti lokakarya Desa Membangun yang diselenggarakan di Aula kantor desa Melung, Kedungbanteng, Banyumas (24-25 Desember 2011). Lokakarya yang diselenggarakan oleh Gedhe Foundation dan Pemerintah Desa(Pemdes) Melung juga melibatkan beberapa lembaga/komunitas diantaranya perangkat desa, organisasi pemuda, tenaga pendidik, Infest, Komunitas Pengembang BlankOn, Blogger Nusantara dan Dewan Kehutanan Nasional (DKN). <a href="http://infest.or.id/in/2011/12/26/gerakan-desa-membangun-di-kaki-gunung-slamet/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_709" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/12/workshop-desa-membangun.jpg"><img class="size-medium wp-image-709" title="workshop-desa-membangun" src="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/12/workshop-desa-membangun-300x225.jpg" alt="Suasana Lokakarya Desa Membangun" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana Lokakarya Desa Membangun</p></div>
<p>Enam desa lereng Gunung Slamet ikuti lokakarya Desa Membangun yang diselenggarakan di Aula kantor desa Melung, Kedungbanteng, Banyumas (24-25 Desember 2011). Lokakarya yang diselenggarakan oleh Gedhe Foundation dan Pemerintah Desa(Pemdes) Melung juga melibatkan beberapa lembaga/komunitas diantaranya perangkat desa, organisasi pemuda, tenaga pendidik, Infest, Komunitas Pengembang BlankOn, Blogger Nusantara dan Dewan Kehutanan Nasional (DKN). Beberapa subtema yang diusung adalah Mengenal Desa Sendiri, Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komputer(TIK) untuk Pemberdayaan Desa dan peluncuran Komunitas BlankOn Banyumas. Kelima desa tersebut diantaranya Melung, Kutaliman, Kalikesur, Karang Nangka, Dermaji, dan Windujaya</p>
<p>Kegiatan tersebut memprovokasi para perangkat desa untuk semakin meningkatkan pelayanan, pengembangan potensi desa dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis sumber kode terbuka (opensource). &#8220;Saya menemukan teman yang sangat membantu untuk kemajuan desa kami, terutama membangun kesadaran perangkat desa tetang pentingnya pemanfaatan teknologi informasi untuk pendataan penduduk dan publikasi potensi desa&#8221; ungkap Budi Satrio (42), kepala desa Melung.</p>
<p>Lokakarya dengan tajuk &#8220;Desa Membangun&#8221; menjadi virus positif untuk percepatan pengembangan desa. Berbagai aspek pemanfaatan teknologi dikenalkan dengan pemaparan rinci. Direktur Eksekutif Pengembang Sistem Operasi BlankOn, Akhmad Safrudin (25), yang akrab dipanggil Somat, mengungkapkan bahwa dirinya bangga bisa bertemu dengan para perangkat desa yang berpikir terbuka, mau belajar dan terus mengembangkan kapasitas untuk kemajuan desanya. Somat mengenalkan dan memaparkan tentang pemanfaatan Sistem Operasi Legal dan Opensource untuk Pemdes dan Pendidikan kepada peserta.</p>
<p>Yana Noviadi(40) Kepala Desa Mandalamekar, Jatiwaras, Tasikmalaya juga hadir memberikan testimoni dan pengalamannya tentang penerapan dan pemanfaatan TIK untuk Pemdes. &#8220;Mandalamekar sudah 3 bulan menerapkan TIK, sistem operasinya BlankOn, dilengkapi Sistem Informasi Desa (SID) untuk pendataan penduduk, tata layanan desa, pemetaaan sumberdaya desa&#8221;, papar Yana. Beliau juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama memanfaatkan TIK untuk kegiatan pendataan desa. &#8220;Mari kita bareng-bareng pakai BlankOn Linux buatan anak bangsa, dengan SID kita himpun data secara bottom-up, kita harus bersama-sama melakukan gerakan ini&#8221;, tambah Yana.</p>
<p>Di luar acara, Muhammad Khayat (24) kerap mengajak diskusi para Kepala Desa tentang pengembangan aplikasi dukungan bagi Pemdes untuk kemudahan pendataan, keteraksesan informasi penduduk, dan sumber daya desa. &#8220;Saya menanyakan semua tnetang pendataan dasar sampai tingkat lanjut, misalnya pendataan proses migrasi dan perlindungan buruh migran. Saya akan mengembangkan aplikasi desa menuju desa online untuk mewujudkan Gerakan Desa Membangun&#8221;, ujar Khayat.</p>
<p>Sekumpulan ide yang bertumpu untuk kemajuan merah putih membuat semua peserta antusias mengikuti lokakarya. Hingga tengah malam hari kedua para perangkat dan pemuda desa masih giat berdiskusi tentang pemanfaatan TIK untuk desa. Ke-enam laptop masing-masing perwakilan desa dipasang sistem operasi BlankOn dan SID dibantu oleh tim pengembang BlankOn Banyumas.</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F12%2F26%2Fgerakan-desa-membangun-di-kaki-gunung-slamet%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/12/26/gerakan-desa-membangun-di-kaki-gunung-slamet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IVR Perkaya Alat Kerja Infest dalam Pengelolaan Informasi dan Komunikasi</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/12/09/ivr-perkaya-alat-kerja-infest-dalam-pengelolaan-informasi-dan-komunikasi/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/12/09/ivr-perkaya-alat-kerja-infest-dalam-pengelolaan-informasi-dan-komunikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Dec 2011 10:07:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=698</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta- Dua Pegiat Infest Yogyakarta, Irsyadul Ibad dan Muhammad Khayat, turut serta mengikuti kegiatan lokakarya Respon Suara Interaktif ( IVR ) untuk Meningkatkan Pertukaran Arus Informasi(08-09/12/2011). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Air Putih bekerjasama dengan Internews ini turut pula diikuti &#8230; <a href="http://infest.or.id/in/2011/12/09/ivr-perkaya-alat-kerja-infest-dalam-pengelolaan-informasi-dan-komunikasi/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_700" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/12/2011-12-09-13.57.22.jpg"><img class="size-medium wp-image-700" title="Salah Satu Sesi RKTL pada Workshop IVR" src="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/12/2011-12-09-13.57.22-300x225.jpg" alt="Salah Satu Sesi RKTL pada Workshop IVR" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Salah Satu Sesi RKTL pada Workshop IVR</p></div>
<p>Jakarta- Dua Pegiat Infest Yogyakarta, Irsyadul Ibad dan Muhammad Khayat, turut serta mengikuti kegiatan lokakarya Respon Suara Interaktif ( IVR ) untuk Meningkatkan Pertukaran Arus Informasi(08-09/12/2011). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Air Putih bekerjasama dengan Internews ini turut pula diikuti oleh beberapa organisasi masyarakat sipil (OMS), seperti Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI), Kelompok Pengguna Linux (KPLI) Jakarta, Satu Dunia, ICT Watch dan Desa Mandalamekar.</p>
<p>Workshop dua hari ini bertemakan penggunaan teknologi Interactive Voice Response (IVR) bersama Arjun Venkatraman, pengembang piranti lunak tersebut. IVR merupakan teknologi berbasis website yang memungkinkan proses perekaman perbincangan melalui telepon. Perekaman in idapat digunakan untuk pengumpulan informasi sekaligus penyampaian berita secara langsung. Melalui IVR pewarta dapat menyampaikan laporan secara langsung melalaui pesawat telepon.</p>
<p>Ketersediaan IVR memperkaya ketersediaan alat kerja pengelola informasi bagi OMS dan  media komunitas, termasuk Infest Yogyakarta. IVR memudahkan proses reportase secara langsung dan penyampaian informasi dari kontributor atau sumber informasi. Penggunaan teknologi ini bagi pengguna pun tidak rumit. Pengguna dapat menggunakan pesawat telepon untuk menyampaikan informasi. Sistem akan memberikan instruksi agar percakan tersebut terekam dalam server penyimpanan.</p>
<p>Menurut Irsyadul Ibad (28), Direktur Infest Yogyakarta, IVR sangat berguna untuk pengembangan pengelolaan informasi yang selama ini dilakukan oleh Infest, salah satunya pada Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSD-BM). IVR dapat digunakan untuk mendukung komunitas buruh migran di luar negeri untuk mengelola informasi. Fasilitas ini juga akan menjadi alternatif bagi buruh migra nyang ingin terlibat dalma pengelolaan informasi tetapi menghadapi kendala dalam penulisan.</p>
<p>&#8220;Tahun depan Infest akan mengujicoba IVR untuk mendukung organisasi buruh migran di Singapuran dan Hongkong,&#8221; tegas Ibad dalam kegiatan tersebut.</p>
<p>Pegiat Infest yang hadir juga akan turut serta dalam pengembangan teknologi ini. Khayat (24) akan berkontribusi dalam penyempurnaan sistem, sementara Ibad akan berkontribusi dalam pembuatan manual dan panduan penggunaan IVR dalam bahasa Indonesia dan Inggris.</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F12%2F09%2Fivr-perkaya-alat-kerja-infest-dalam-pengelolaan-informasi-dan-komunikasi%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/12/09/ivr-perkaya-alat-kerja-infest-dalam-pengelolaan-informasi-dan-komunikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadiri Pertemuan Pegiat BMI, Pegiat Infest Kenalkan PSD-BM</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/11/28/hadiri-pertemuan-pegiat-bmi-pegiat-infest-kenalkan-psd-bm/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/11/28/hadiri-pertemuan-pegiat-bmi-pegiat-infest-kenalkan-psd-bm/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 16:29:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[buruh migran]]></category>
		<category><![CDATA[infest]]></category>
		<category><![CDATA[kelola informasi]]></category>
		<category><![CDATA[psdbm]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=692</guid>
		<description><![CDATA[Pegiat infest, Cindy Nur Fitri dan Fathulloh mendapat undangan menjadi pengamat pertemuan pegiat buruh migran. Pertemuan tersebut digelar oleh The Institute for National and Democratic Studies (Indies) 29 November sampai 1 Desember 2011 di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok.
 <a href="http://infest.or.id/in/2011/11/28/hadiri-pertemuan-pegiat-bmi-pegiat-infest-kenalkan-psd-bm/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pegiat infest, Cindy Nur Fitri dan Fathulloh mendapat undangan menjadi pengamat pertemuan pegiat buruh migran. Pertemuan tersebut digelar oleh The Institute for National and Democratic Studies (Indies) 29 November sampai 1 Desember 2011 di Wisma Hijau, Cimanggis, Depok.</p>
<p>Pertemuan yang akan dihadiri perwakilan pegiat  Buruh Migran Indonesia (BMI) di Taiwan, Singapura, Malaysia, Hong Kong, Taiwan, Macau dan pegiat dari lembaga-lembaga pendamping buruh migran di Indonesia. </p>
<p>Infest mewakili seluruh pengelola Pusat Sumber Daya Buruh Migran (PSD-BM) akan memaksimalkan peran yang diberikan Indies Jakarta pada forum tersebut. Selain akan menggali pelbagai pengetahuan dari pegiat BMI yang hadir, pegiat infest juga akan memperkenalkan PSDBM dan kerja jejaring informasi yang dibangunnya.</p>
<p>&#8220;Ini forum strategis, teman-teman bisa menggali banyak hal dari setiap peserta yang hadir, memperkenalkan PSDBM, menjajaki kemungkinan sesuatu yang bisa dikolaborasikan, hingga menjadi teman belajar jika ada peserta yang tertarik dengan kerja pengelolaan informasi buruh migran.&#8221; tutur Muhammad Irsyadul Ibad, Direktur infest saat berdiskusi tentang persiapan pertemuan.</p>
<p>Keterlibatan pegiat infest sebagai pengamat merupakan peluang untuk memperkenalkan PSD-BM dan menjajaki kerja kolaboratif pengelolaan informasi buruh migran kepada banyak pihak. </p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F11%2F28%2Fhadiri-pertemuan-pegiat-bmi-pegiat-infest-kenalkan-psd-bm%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/11/28/hadiri-pertemuan-pegiat-bmi-pegiat-infest-kenalkan-psd-bm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melacak Lembaga Berorientasi Proses</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/11/28/melacak-lembaga-berorientasi-proses/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/11/28/melacak-lembaga-berorientasi-proses/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Nov 2011 13:06:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=688</guid>
		<description><![CDATA[Orientasi proses dalam kerja organisasi masyarakat sipil menurut Budhi Hermanto dapat diterapkan dalam perencanaan misi dengan menggunakan pendekatan theory of change.
 <a href="http://infest.or.id/in/2011/11/28/melacak-lembaga-berorientasi-proses/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang pemuda mengamati kupu-kupu yang sedang berupaya keras keluar dari kepompong. Lantaran gemas melihatnya si pemuda merobek paksa kepompong. Alih-alih membantu, kupu-kupu justru tidak mampu terbang dan beberapa saat kemudian mati.</p>
<p>Demikianlah kisah yang disampaikan Budhi Hermanto saat menyampaikan pentingnya sebuah proses kepada pegiat infest. Kisah tersebut disampaikan dalam kegiatan lokalatih pengelolaan lembaga dan evaluasi kerja pegiat infest di Kaliurang, Sleman (26-27/11/11).</p>
<p>Orientasi proses dalam kerja organisasi masyarakat sipil menurut Budhi Hermanto dapat diterapkan dalam perencanaan misi dengan menggunakan pendekatan theory of change.</p>
<p>&#8220;Kita bisa tetap menggunakan matrik yang bersifat linier dalam perencanaan misi, menyusun goal, purpose, input, output, outcome, verifikasi, dan asumasi, namun kita bisa secara liar mempertanyakan dan menggali variabel-variabel prasyarat  hingga bisa mencapai tujuan sebuah misi.&#8221; Tutur Budhi Hermanto saat memfasilitasi pegiat infest.</p>
<p>Beberapa pegiat infest kemudian diminta untuk merumuskan misi lembaga 3 sampai 5 tahun ke depan dan menurunkannya pada matrik dan pelacakan variabel berdasarkan pendekatan theory of change. Pembelajaran bagi pegiat infest dalam merumuskan misi secara terukur dan tepat, penting untuk terus dilakukan agar peran infest di masyarakat dapat berjalan maksimal.</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F11%2F28%2Fmelacak-lembaga-berorientasi-proses%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/11/28/melacak-lembaga-berorientasi-proses/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lokakarya Pengembangan Kapasitas Pegiat Infest</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/11/23/lokakarya-pengembangan-kapasitas-pegiat-infest/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/11/23/lokakarya-pengembangan-kapasitas-pegiat-infest/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 12:49:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[infest]]></category>
		<category><![CDATA[lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[pengelola program infest]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan kapasitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=683</guid>
		<description><![CDATA[Menjelang akhir tahun 2011, Institute for Education Development, Social, Religious, and Cultural Studies (infest)  mulai menyusun daftar kebutuhan peningkatan kapasitas bagi pegiatnya. Selain dilakukan melalui pendelegasian pegiat dalam forum pelatihan, kursus pendek, seminar, dan kelas belajar lainnya, investasi pengetahuan bagi pegiat infest juga dilakukan lewat lokakarya pengelolaan program.  <a href="http://infest.or.id/in/2011/11/23/lokakarya-pengembangan-kapasitas-pegiat-infest/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menjelang akhir tahun 2011, Institute for Education Development, Social, Religious, and Cultural Studies (infest)  mulai menyusun daftar kebutuhan peningkatan kapasitas bagi pegiatnya. Selain dilakukan melalui pendelegasian pegiat dalam forum pelatihan, kursus pendek, seminar, dan kelas belajar lainnya, investasi pengetahuan bagi pegiat infest juga dilakukan lewat lokakarya pengelolaan program.</p>
<p>Sabtu dan Minggu (26-27/11/11) akan digelar Lokakarya Pengembangan Kapasitas Pegiat infest. Kegiatan yang bertempat di Kaliurang tersebut akan dipandu oleh Budi Hermanto sebagai fasilitator.</p>
<p>&#8220;Tantangan terbesar dalam organisasi ini adalah upaya untuk membentuk dan mempertahankan Infest sebagai sebuah organisasi pembelajar yang kuat dalam inovasi dan perencanaan. Organisasi pembelajar adalah cita-cita pembentukan infest yang memungkinkan setiap pegiat terus berkembang dalam ritme pekerjaan dan lingkungan kerja.&#8221; tutur Muhammad Irsyadul Ibad, Direktur Eksekutif infest.</p>
<p><!-- 		@page { margin: 0.79in } 		P { margin-bottom: 0.08in } -->Kegiatan lokakarya bertujuan untuk membangun instrumen evaluasi, pemantauan kinerja dan hasil kerja, serta mempertajam visi dan misi para pegiat tentang infest sebagai lembaga.</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F11%2F23%2Flokakarya-pengembangan-kapasitas-pegiat-infest%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/11/23/lokakarya-pengembangan-kapasitas-pegiat-infest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Borneo Climate Gunakan Mitra 1.0 untuk Kelola Informasi Warga</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/11/23/borneo-climate-gunakan-mitra-1-0-untuk-kelola-informasi-warga/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/11/23/borneo-climate-gunakan-mitra-1-0-untuk-kelola-informasi-warga/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 06:48:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=677</guid>
		<description><![CDATA[Kursus singkat fasilitator Borneo Climate berlangsung di Ruang Training Center REDD+ Kalimantan Tengah di Palangkaraya (21/11/2011). Ada 17 fasilitator yang hadir, mereka adalah perwakilan organisasi masyarakat sipil yang memiliki perhatian pada isu lingkungan. <a href="http://infest.or.id/in/2011/11/23/borneo-climate-gunakan-mitra-1-0-untuk-kelola-informasi-warga/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><strong> </strong></p>
<div id="attachment_679" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/11/Yossy-Suparyo-memfasilitasi-kursus1.jpg"><img class="size-medium wp-image-679" title="Yossy Suparyo memfasilitasi kursus" src="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/11/Yossy-Suparyo-memfasilitasi-kursus1-300x225.jpg" alt="Yossy Suparyo saat memfasilitasi kursus penggunaan sistem Mitra 1.0" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Yossy Suparyo saat memfasilitasi kursus penggunaan sistem Mitra 1.0</p></div>
<p>Kursus  singkat fasilitator Borneo Climate berlangsung di Ruang Training Center  REDD+ Kalimantan Tengah di Palangkaraya (21/11/2011). Ada 17  fasilitator yang hadir, mereka adalah perwakilan organisasi masyarakat  sipil yang memiliki perhatian pada isu lingkungan.</p>
</div>
<div>Kursus singkat ini bertujuan untuk meningkatkan  kemampuan para fasilitator untuk memfasilitasi masyarakat untuk  menyampaikan aspirasi dan informasi desa melalui pesan pendek (SMS).  Pengelolaan informasi menggunakan SMS merupakan layanan portal Borneo  Climate yang didukung oleh aplikasi Mitra 1.0.</div>
<div>Aplikasi Mitra 1.0 merupakan sistem manajemen konten  yang memiliki fasilitas pengelola pesan pendek (short message service  atau SMS) dan konten berbasis teks, foto, audio, video, serta peta (data  spasial). Aplikasi Mitra dikembangkan oleh Infest Yogyakarta dan  Kemitraan Jakarta.</div>
<div>Kegiatan Kursus difasilitasi oleh Joko Waluyo  (Kemitraan), Oeban Hajo (Pokker SHK), dan Yossy Suparyo (Kepala  Pengembang Mitra 1.0). Joko Waluyo mengajak peserta untuk menggunakan  strategi-strategi baru dalam mendampingi masyarakat supaya tujuan  perubahan segera terwujud.</div>
<div>Peserta kursus makin antusias dengan kehadiran Yana  Noviadi, Kepala Desa Mandalamekar, Jatiwaras, Tasikmalaya yang berbagi  cerita tentang desanya yang meraih Seacology Prize dari California,  Amerika Serikat. Mandalamekar menjadi contoh desa yang menggunakan  dukungan teknologi informasi dan komunikasi untuk bangkit dari  keterbelakangan secara mandiri.</div>
<div>Selama acara peserta mencoba sejumlah fasilitas  Mitra 1.0 seperti mendaftarkan nomor telepon, mengirim berita SMS,  mengelola pesan di Twitter, dan mengunggah berita.</div>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F11%2F23%2Fborneo-climate-gunakan-mitra-1-0-untuk-kelola-informasi-warga%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/11/23/borneo-climate-gunakan-mitra-1-0-untuk-kelola-informasi-warga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mitra 1.0: Sistem Cerdas Pengelolaan Informasi Berbasis Teks, Peta dan SMS</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/11/15/mitra-1-0-sistem-cerdas-pengelolaan-informasi-berbasis-teks-peta-dan-sms/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/11/15/mitra-1-0-sistem-cerdas-pengelolaan-informasi-berbasis-teks-peta-dan-sms/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Nov 2011 22:13:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=672</guid>
		<description><![CDATA[Yogyakarta &#8212; Infest Yogyakarta, dengan dukungan Kemitraa, telah menyelesaikan penyusunan sistem informasi yang diberi nama Mitra versi 1.0.  Mitra 1.0 adalah sistem pengelolaan informasi yang memadukan penggunaan layanan pesan singkat (short message service/SMS), teks dan data geospasial (peta). Pertama kali &#8230; <a href="http://infest.or.id/in/2011/11/15/mitra-1-0-sistem-cerdas-pengelolaan-informasi-berbasis-teks-peta-dan-sms/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_673" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/11/mitra.png"><img class="size-medium wp-image-673" title="Tampilan Mitra 1.0 yang digunakan pada http://borneoclimate.info" src="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/11/mitra-300x222.png" alt="Tampilan Mitra 1.0 yang digunakan pada http://borneoclimate.info" width="300" height="222" /></a><p class="wp-caption-text">Tampilan Mitra 1.0 yang digunakan pada http://borneoclimate.info</p></div>
<p>Yogyakarta &#8212; Infest Yogyakarta, dengan dukungan Kemitraa, telah menyelesaikan penyusunan sistem informasi yang diberi nama Mitra versi 1.0.  Mitra 1.0 adalah sistem pengelolaan informasi yang memadukan penggunaan layanan pesan singkat (short message service/SMS), teks dan data geospasial (peta). Pertama kali sistem Mitra 1.0 digunakan untuk mendukung pengelolaan informasi pada isu Pengurangan Emisi akibat Deforestrasi dan Degradasi Hutan (<em>Reducing Emission from Deforestration and Forest Degradation/</em>REDD) di Kalimantan Tengah. Mitra 1.0 untuk REDD digunakan pada situs http://borneoclimate.info.</p>
<p>Selain menyediakan fasilitas teks, suara dan video, yang umum ada pada sistem informasi berbasis web, Mitra 1.0 turut dilengkapi dengan ketersediaan perangkat informasi berbasis SMS dan peta geospasial. Penggunaan SMS dipilih dengan mempertimbangkan luasnya penggunaan telepon seluler pada masyarakat. Mitra 1.0 dikembangkan untuk memudahkan keterlibatan warga untuk menyuarakan aspirasi.</p>
<p>Integerasi peta pada Mitra 1.0 juga dimaksudkan untuk membangun sistem pendataan sebaran informasi yang bersumber dari pendapat masyarakat berdasarkan letak geografis. Data tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan berdasarkan isi dan lokasi geografis.</p>
<p>Menurut Muhammad Khayat (24), kepala Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Infest Yogyakarta, Mitra 1.0 merupakan embrio dari pengembangan sistem berbasis seluler yang dikembangkan Infest Yogyakarta. Teknologi ini akan terus dikembangkan agar semakin mudah digunakan (<em>user friendly</em>) dan mendukung kebutuhan pengelolaan informasi yang berkembang.</p>
<p>&#8220;Sebagai sebuah sistem, Mitra  1.0 akan terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengelolaan informasi. Sistem ini juga bisa dimanfaatkan untuk pelbagai kebutuhan isu yang berbeda,&#8221; jelas Khayat.</p>
<p>Mitra 1.0 dikembangkan sebagai piranti lunak bebas dan berkode sumber terbuka (<em>Free and Open Source System</em>) sehingga sangat mungkin untuk dipergunakan secara luas dan untuk pelbagai kebutuhan dan oleh pengguna yang berbeda. Infest akan segera menyediakan situs resmi Mitra (http://mitra.or.id) untuk memudahkan pelbagai pihak untuk mempelajari menjajaki kemungkinan penggunaan.</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F11%2F15%2Fmitra-1-0-sistem-cerdas-pengelolaan-informasi-berbasis-teks-peta-dan-sms%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/11/15/mitra-1-0-sistem-cerdas-pengelolaan-informasi-berbasis-teks-peta-dan-sms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AirPutih dan Infest Gagas Pesantren Goes Open Source 2011</title>
		<link>http://infest.or.id/in/2011/11/04/airputih-dan-infest-gagas-pesantren-goes-open-source-2011/</link>
		<comments>http://infest.or.id/in/2011/11/04/airputih-dan-infest-gagas-pesantren-goes-open-source-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 04 Nov 2011 15:49:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Infest Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://infest.or.id/in/?p=668</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu bentuk untuk menciptakan ekosistem open source di dunia pendidikan Yayasan AirPutih bekerjasama dengan Infest Yogyakarta menggagas sebuah kegiatan yang bertajuk Pesantren Goes to Open Source yang diselenggarakan pada tanggal 29-30 Oktober 2011 di Laboratorium Terpadu Sains dan Teknologi &#8230; <a href="http://infest.or.id/in/2011/11/04/airputih-dan-infest-gagas-pesantren-goes-open-source-2011/"><span class="meta-nav" title="Baca Selengkapnya">&#187;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/11/Pesantren.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-669" title="Pesantren" src="http://infest.or.id/wp-content/uploads/2011/11/Pesantren.jpg" alt="" width="300" height="168" /></a>Salah satu bentuk untuk menciptakan ekosistem open source di dunia pendidikan Yayasan AirPutih bekerjasama dengan Infest Yogyakarta menggagas sebuah kegiatan yang bertajuk Pesantren Goes to Open Source yang diselenggarakan pada tanggal 29-30 Oktober 2011 di Laboratorium Terpadu Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, tak tanggung dalam kegiatan lokakarya open source ini diikuti sekitar 35 peserta berasal dari pesantren yang tersebar di Yogyakarta.</p>
<p>Lokakarya ini terbagi menjadi 2 kelas dengan materi yang berbeda, diantaranya kelas dasar dan kelas lanjutan. Pada kelas dasar para peserta pelatihan diberikan materi-materi mengenai pengenalan perangkat lunak kode sumber terbuka, kelebihan dan kelemahannya, hingga pemahaman peran penting digunakannya perangkat lunak kode sumber terbuka di lingkungan akademik (pendidikan). Sedangkan pada kelas lanjutan, para peserta diberikan materi mengenai bagaimana dan manajemen pengembangan perangkat lunak kode sumber terbuka, para peserta juga diberikan materi pengenalan Bazaar (BZR) sebagai salah satu perangkat yang digunakan dalam pengembangan perangkat lunak kode sumber terbuka.</p>
<p>Harapan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah para peserta yang terdiri dari para kalangan akademisi di dunia pesantren mendapat pemahaman mengenai penggunaan perangkat lunak legal melalui pemanfaatan perangkat lunak kode sumber terbuka, serta munculnya para pengembang perangkat lunak kode sumber terbuka dari lingkungan pesantren.(SA)</p>
<p>Dikutip dari Http://airputih.or.id</p>
<p><iframe class="addtoany_special_service facebook_like" src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Finfest.or.id%2Fin%2F2011%2F11%2F04%2Fairputih-dan-infest-gagas-pesantren-goes-open-source-2011%2F&amp;layout=button_count&amp;show_faces=false&amp;width=75&amp;action=like&amp;colorscheme=light&amp;height=20" frameborder="0" scrolling="no" style="border:none;overflow:hidden;width:90px;height:20px"></iframe><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save"><img src="http://infest.or.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://infest.or.id/in/2011/11/04/airputih-dan-infest-gagas-pesantren-goes-open-source-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

